Jawa Timur adalah provinsi penghasil garam terbesar di Indonesia. Pada tahun 2024, Jawa Timur menghasilkan lebih dari 863.000 ton garam. Angka ini jauh di atas provinsi lain.

Kenapa Jawa Timur? Karena di sini ada Pulau Madura yang dijuluki “Pulau Garam”. Ada juga pesisir utara Jawa yang panjang dan panas. Dua hal itu bikin Jawa Timur jadi tempat paling cocok untuk bikin garam.

Ada 11 kabupaten/kota di Jawa Timur yang memproduksi garam. Mulai dari Sumenep, Sampang, Pamekasan di Madura, sampai Gresik, Lamongan, Tuban, dan Probolinggo di daratan Jawa.

Kalau Anda cari pabrik garam di Jawa Timur, berikut daftar pabrik dan sentra produksi yang perlu Anda tahu.

PT Garam (Persero) di Kalianget, Sumenep

PT Garam adalah BUMN yang sudah ada sejak zaman Belanda. Dulu namanya Jawatan Regie Garam, didirikan tahun 1921. Kantor pusatnya di Kalianget, Sumenep, Madura.

Luas lahan produksi PT Garam mencapai 5.500 hektar. Tersebar di Sumenep, Sampang, dan Pamekasan. Kapasitas produksi garam bahan baku mereka sekitar 225.000 sampai 300.000 ton per tahun.

PT Garam juga punya pabrik pengolahan di Segoromadu, Gresik. Mereka sedang bangun pabrik baru (Segoromadu II) dengan kapasitas 80.000 ton per tahun. Sebagai BUMN di bawah ID FOOD, PT Garam menyuplai sekitar 30% kebutuhan garam nasional.

PT UnichemCandi Indonesia di Gresik

Pabrik pengolahan garam modern berskala besar dengan bangunan industrial di kawasan industri Gresik

Ini pabrik pengolahan garam terbesar di Indonesia. Lokasinya di kawasan industri JIIPE, Gresik. Nilai investasinya mencapai Rp 900 miliar. Luas pabriknya sekitar 8 hektar.

Kapasitas terpasang PT UnichemCandi mencapai 300.000 ton per tahun. Mereka satu-satunya pabrik garam di Indonesia yang pakai teknologi Pure Vacuum Dry (PVD). Teknologi ini bikin garam dengan kemurnian sangat tinggi. Kadar NaCl-nya di atas 99%.

Garam dari pabrik ini banyak dipakai oleh industri makanan dan industri kimia. Pabrik ini diresmikan oleh Menteri Perindustrian dan jadi contoh industri pengolahan garam modern di Indonesia. Kalau Anda butuh garam food grade untuk bisnis, pabrik ini salah satu yang paling canggih.

PT Susanti Megah di Surabaya

PT Susanti Megah didirikan tahun 1978 di Surabaya oleh Halim Santoso. Awalnya, perusahaan ini fokus membantu memberantas penyakit akibat kekurangan yodium.

Pabriknya ada di Jalan Dupak, Surabaya. Kapasitas produksi mereka sekitar 90-100 ton per hari untuk garam konsumsi. Untuk garam industri, bisa 120-190 ton per hari. Jumlah pekerjanya sekitar 886 orang.

PT Susanti Megah sudah lama dikenal sebagai produsen garam konsumsi beryodium terbesar di Indonesia. Mereka juga berkembang ke bisnis plastik, pergudangan, dan transportasi.

PT Sumatraco Langgeng Makmur di Surabaya

Deretan mesin produksi garam modern dengan conveyor belt di dalam pabrik berskala besar

PT Sumatraco Langgeng Makmur berdiri sejak tahun 1969. Didirikan oleh keluarga Tan di Surabaya, dekat kota Gresik. Ini salah satu pabrik garam tertua yang masih beroperasi.

Pabriknya di Jalan Kalianak No. 60, Surabaya. Mereka punya enam lini produksi dengan kapasitas lebih dari 300.000 ton per tahun. Sejak tahun 1975, mereka sudah menambahkan yodium ke garamnya. Ini jauh sebelum pemerintah mewajibkan yodisasi garam.

Pabrik mereka dilengkapi sistem filtrasi multi-layer, pencucian standar food grade, dan pengeringan otomatis. Spesifikasi produk bisa disesuaikan, termasuk kadar NaCl, ukuran kristal, dan kadar air.

Tambak Garam Rakyat Sampang

Sampang adalah kabupaten penghasil garam terbesar di Madura. Pada tahun 2018, Sampang menghasilkan 312.061 ton garam. Luas tambak garamnya lebih dari 3.000 hektar.

Tambak garam tersebar di Kecamatan Sampang, Camplong, Pengarengan, dan Sreseh. PT Garam juga punya pabrik garam kasar kemasan di Sampang.

Garam dari Sampang kebanyakan adalah garam krosok (garam kasar mentah). Garam ini jadi bahan baku untuk pabrik-pabrik pengolahan garam di Surabaya dan Gresik. Kalau Anda mau beli garam langsung dari petani, Sampang salah satu tempat utamanya.

Tambak Garam Rakyat Sumenep

Hamparan tambak garam tradisional di tepi pantai Madura dengan kristal garam putih mengkilap di bawah sinar matahari

Sumenep punya sejarah panjang dengan garam. Pabrik garam pertama di Indonesia ada di Kalianget, Sumenep. Di zaman kolonial, Kalianget jadi pusat operasi pengendalian garam.

Produksi garam rakyat di Sumenep mencapai 146.828 ton pada tahun 2024. Ini belum termasuk produksi PT Garam yang juga punya tambak besar di sini.

Garam Madura memang terkenal. Ladang garam di Madura tersebar di sepanjang pantai selatan pulau ini dengan luas mencapai 15.000 hektar. Sumenep dan Sampang menyumbang bagian terbesar.

Tambak Garam Rakyat Pamekasan

Pamekasan adalah kabupaten penghasil garam ketiga terbesar di Madura setelah Sampang dan Sumenep. Pada tahun 2018, produksinya mencapai 140.716 ton.

Luas lahan garam rakyat di Pamekasan sekitar 960 hektar. PT Garam juga punya pabrik garam halus di Pamekasan. Jadi di sini ada dua sumber garam: dari petani rakyat dan dari BUMN.

Kalau Anda mencari supplier garam dari Madura, tiga kabupaten ini (Sampang, Sumenep, Pamekasan) adalah tempat utama yang perlu dikunjungi.

Sentra Garam Lamongan

Tambak garam di Lamongan terletak di Kecamatan Brondong dan Paciran. Lamongan termasuk 20 besar daerah penghasil garam di Indonesia.

Yang menarik dari Lamongan, petani garam di sini sudah mulai pakai rumah prisma. Rumah prisma ini melindungi garam dari hujan. Jadi produksi tidak terlalu bergantung pada cuaca. Ini inovasi penting karena musim hujan sering menghentikan produksi garam.

Sentra Garam Tuban

Sentra garam di Tuban berlokasi di Kecamatan Palang dan Tambakboyo. Dengan lahan sekitar 275 hektar, Tuban bisa menghasilkan sekitar 29.000 ton garam.

Tuban belum sebesar Madura dalam hal produksi. Tapi lokasinya di pesisir utara Jawa bikin daerah ini punya potensi besar untuk pengembangan tambak garam ke depan.

Tambak Garam Probolinggo

Tambak garam di Probolinggo tersebar di beberapa kecamatan: Paiton, Kraksaan, Pajarakan, Klaseman, dan Gending.

Probolinggo juga termasuk daerah yang berpotensi untuk produksi garam karena curah hujannya rendah dan panas matahari cukup sepanjang tahun. Sama seperti daerah lain di pesisir utara Jawa, garam dari Probolinggo biasanya dijual ke pabrik pengolahan di Surabaya dan Gresik untuk diproses lebih lanjut menjadi garam konsumsi yang siap jual.

Kalau Anda ingin tahu lebih banyak tentang daftar pabrik garam terpercaya di Indonesia secara keseluruhan, termasuk yang di luar Jawa Timur, kami sudah membahasnya di artikel terpisah.